PIHPS

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp85.100 dan Daging Ayam Rp40.800 per Kg Hari Ini

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp85.100 dan Daging Ayam Rp40.800 per Kg Hari Ini
PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp85.100 dan Daging Ayam Rp40.800 per Kg Hari Ini

JAKARTA - Pergerakan harga bahan pangan pokok di pasar tradisional dan tingkat pedagang eceran masih menjadi perhatian masyarakat. 

Kenaikan atau penurunan harga sejumlah komoditas pangan sering kali berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat, terutama menjelang periode tertentu seperti bulan Ramadan maupun hari besar keagamaan lainnya.

Fluktuasi harga pangan biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari distribusi barang, kondisi cuaca yang memengaruhi produksi, hingga dinamika permintaan pasar. Oleh karena itu, pemantauan harga secara berkala menjadi penting untuk melihat perkembangan kondisi pangan di tingkat nasional.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia secara rutin merilis perkembangan harga berbagai komoditas pangan di tingkat pedagang eceran di seluruh Indonesia. Data tersebut menjadi salah satu acuan bagi masyarakat maupun pelaku usaha dalam memantau harga pangan harian.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis PIHPS, sejumlah komoditas pangan masih berada pada level harga tertentu, termasuk cabai, daging ayam, beras, hingga minyak goreng.

Harga Cabai Rawit dan Daging Ayam di Pasar Nasional

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan komoditas cabai rawit merah Rp85.100 per kilogram (kg), sedangkan daging ayam ras Rp40.800 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Selasa pukul 09.35 WIB selain daging ayam dan cabai rawit merah, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp47.750 per kg, bawang putih Rp41.900 per kg.

Harga cabai rawit merah yang berada di atas Rp80 ribu per kilogram menunjukkan bahwa komoditas hortikultura tersebut masih berada pada level yang relatif tinggi dibandingkan beberapa komoditas pangan lainnya.

Sementara itu, harga daging ayam ras yang berada di kisaran Rp40 ribuan per kilogram menjadi salah satu sumber protein hewani yang masih cukup banyak dikonsumsi masyarakat di berbagai daerah.

Perkembangan Harga Beras Berbagai Kualitas

Selain komoditas hortikultura dan daging ayam, PIHPS juga mencatat perkembangan harga beras di tingkat pedagang eceran nasional.

Tercatat beras kualitas bawah I di harga Rp15.100 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.850 per kg.

Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.350 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.050 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.350 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.950 per kg.

Perbedaan harga tersebut mencerminkan variasi kualitas beras yang beredar di pasaran. Beras dengan kualitas lebih tinggi biasanya memiliki harga yang lebih mahal karena faktor kualitas butir beras, tingkat kebersihan, serta proses pengolahan.

Beras sendiri merupakan komoditas pangan utama yang sangat memengaruhi tingkat inflasi pangan di Indonesia.

Harga Komoditas Cabai dan Daging Sapi

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp47.300 per kg, cabai merah keriting Rp52.200 per kg, dan cabai rawit hijau Rp39.000 per kg.

Perbedaan harga pada jenis cabai ini biasanya dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dari daerah sentra produksi serta tingkat permintaan pasar di berbagai wilayah.

Selain cabai, komoditas daging sapi juga turut dipantau dalam laporan harga pangan nasional.

Kemudian, daging sapi kualitas I Rp136.100 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp130.550 per kg.

Harga daging sapi yang relatif tinggi dibandingkan sumber protein lainnya menjadikan komoditas ini lebih banyak dikonsumsi pada momen-momen tertentu seperti perayaan hari besar atau acara keluarga.

Harga Gula dan Minyak Goreng di Tingkat Pedagang

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.850 per kg, gula pasir lokal Rp18.650 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.050 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp23.850 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.000 per liter.

Gula pasir dan minyak goreng termasuk dalam kelompok bahan pokok yang sering digunakan dalam kegiatan memasak sehari-hari oleh masyarakat.

Pergerakan harga kedua komoditas tersebut juga sering menjadi indikator penting dalam memantau stabilitas harga pangan nasional.

Secara keseluruhan, data harga pangan yang dirilis oleh PIHPS dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pasar bahan pokok di tingkat pedagang eceran di seluruh Indonesia.

Melalui pemantauan rutin terhadap harga-harga tersebut, diharapkan pemerintah dan pemangku kepentingan dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan inflasi pangan di dalam negeri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index