JAKARTA - Keberhasilan sebuah model otomotif di pasar global tidak hanya ditentukan oleh usia produk, tetapi juga oleh kemampuannya beradaptasi dengan kebutuhan konsumen.
Hal inilah yang tercermin dari performa Hyundai Palisade, SUV besar andalan Hyundai, yang kembali mencatatkan capaian penjualan tertinggi sejak pertama kali diperkenalkan. Di tengah persaingan ketat segmen SUV keluarga, Palisade justru menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dan signifikan di berbagai pasar utama dunia.
Data terbaru dari Hyundai Motor Company menunjukkan bahwa Palisade berhasil mencetak rekor penjualan global tahunan dengan total 211.215 unit terjual. Angka ini menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah model tersebut. Jika dibandingkan dengan penjualan tahun 2024 yang berada di level 165.745 unit, maka terjadi lonjakan sebesar 27,4 persen. Peningkatan ini menegaskan posisi Palisade sebagai salah satu SUV besar paling diminati secara global.
Amerika Serikat Jadi Tulang Punggung Penjualan Global
Dari keseluruhan pasar dunia, Amerika Serikat masih menjadi kontributor terbesar penjualan Hyundai Palisade. Sepanjang tahun 2025, konsumen di Negeri Paman Sam memborong sebanyak 123.929 unit Palisade. Jumlah tersebut setara dengan hampir 59 persen dari total penjualan global model ini.
Tak hanya mendominasi secara volume, pasar AS juga mencatatkan pertumbuhan positif. Penjualan Palisade di negara tersebut meningkat sekitar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan bahwa Palisade tetap kompetitif di segmen SUV besar, meskipun harus bersaing dengan berbagai merek mapan lainnya.
Tingginya minat pasar AS turut didorong oleh pembaruan generasi terbaru Palisade yang mulai dipasarkan secara resmi pada musim panas 2025. Desain yang lebih gagah, dimensi lebih besar, serta peningkatan fitur kenyamanan menjadi faktor penarik bagi konsumen keluarga.
Lonjakan Permintaan Varian Hybrid di Tengah Perubahan Tren
Meskipun Hyundai tidak merinci penjualan berdasarkan varian secara detail, perusahaan mengonfirmasi bahwa versi hybrid Palisade mencatatkan kinerja yang impresif. Dalam empat bulan terakhir tahun berjalan, hampir 10.000 unit Palisade hybrid berhasil terjual.
Tingginya permintaan varian hybrid ini tidak lepas dari perubahan preferensi konsumen yang semakin memprioritaskan efisiensi bahan bakar. Kondisi tersebut semakin menguat setelah insentif pajak untuk kendaraan listrik murni di Amerika Serikat berakhir, sehingga konsumen mulai melirik opsi elektrifikasi yang lebih praktis seperti hybrid.
Palisade hybrid menawarkan kombinasi performa dan efisiensi, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna SUV besar yang tetap menginginkan konsumsi bahan bakar lebih hemat tanpa bergantung penuh pada infrastruktur pengisian listrik.
Korea Selatan, Pasar Domestik yang Tak Kalah Solid
Selain Amerika Serikat, Korea Selatan menjadi pasar terbesar kedua bagi Hyundai Palisade. Pada tahun 2025, penjualan di negara asalnya mencapai 59.506 unit. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya posisi Palisade di segmen SUV keluarga di pasar domestik.
Yang menarik, mayoritas konsumen Korea Selatan memilih versi hybrid. Varian ini menyumbang sekitar 64 persen dari total penjualan di dalam negeri, atau setara dengan 38.112 unit. Dominasi varian hybrid ini mencerminkan pergeseran preferensi konsumen yang semakin sadar akan efisiensi dan keberlanjutan, tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan performa.
Generasi Kedua Palisade Dorong Ekspor dan Daya Saing Global
Pertumbuhan penjualan Palisade juga tak lepas dari hadirnya generasi kedua yang mulai dikirimkan kepada konsumen Korea Selatan pada Januari 2025. Sejak distribusi internasionalnya diperluas, Hyundai tercatat telah mengekspor lebih dari 100.000 unit Palisade model tahun 2026 dalam kurun waktu delapan bulan.
Generasi terbaru Palisade hadir dengan dimensi bodi yang lebih besar dan desain yang semakin kokoh. Perubahan ini berdampak langsung pada ruang kabin yang lebih lapang, meningkatkan kenyamanan penumpang, khususnya untuk perjalanan jarak jauh. Kualitas material interior dan penyempurnaan fitur teknologi juga menjadi nilai tambah yang signifikan.
Bagi konsumen dengan kebutuhan lebih ekstrem, Hyundai turut menghadirkan varian XRT Pro yang dibekali sistem penggerak semua roda, sehingga kemampuan off-road Palisade semakin meningkat.
Teknologi Hybrid Jadi Daya Tarik Utama Palisade 2026
Peningkatan paling signifikan pada Palisade generasi terbaru terletak pada sektor dapur pacu. SUV ini mengusung sistem penggerak hybrid turbo 2,5 liter yang menghasilkan total tenaga 329 hp dengan torsi maksimum 460 Nm. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik ini dirancang untuk memberikan performa kuat sekaligus efisiensi tinggi.
Dalam kondisi penggunaan kombinasi bensin dan listrik, Palisade mampu menempuh jarak hingga sekitar 996 km. Konsumsi bahan bakar rata-rata untuk versi penggerak roda depan tercatat maksimal sekitar 6,9 liter per 100 km, angka yang cukup impresif untuk SUV berukuran besar.
Secara teknis, sistem hybrid Palisade menggunakan dua motor listrik yang terintegrasi langsung ke dalam transmisi otomatis enam percepatan. Satu motor berfungsi sebagai penggerak sekaligus memulihkan energi saat pengereman, sementara motor lainnya membantu akselerasi awal dan meningkatkan penyaluran daya. Sistem ini didukung baterai lithium-ion berkapasitas 1,65 kWh yang diisi melalui pengereman regeneratif dan kerja mesin bensin.
Melalui Palisade generasi terbaru 2026, Hyundai menegaskan pendekatannya yang berfokus pada kepraktisan dan kemudahan penggunaan sehari-hari. Alih-alih mengejar teknologi yang terlalu mencolok, Hyundai memilih menyempurnakan aspek yang benar-benar dibutuhkan pengguna. Dengan tren positif ini, Palisade diprediksi akan segera tersedia di pasar Vietnam pada tahun 2026, memperluas jangkauan suksesnya di kawasan Asia.